Jika Mencapai Fuad, Doa dan Shalatmu Menembus Langit

"Mereka yang berhati fuad tidak memaafkan, melainkan meminta maaf atas kesalahan orang lain; mereka bukan menjenguk orang sakit, melainkan sakit untuk orang lain; mereka tidak menahan amarah, melainkan rela menjadi obyek amarah orang lain demi kebaikan orang lain pula. Mereka hidup hanya untuk mengabdi kepada Allah."
“Mereka yang berhati fuad tidak memaafkan, melainkan meminta maaf atas kesalahan orang lain; mereka bukan menjenguk orang sakit, melainkan sakit untuk orang lain; mereka tidak menahan amarah, melainkan rela menjadi obyek amarah orang lain demi kebaikan orang lain pula. Mereka hidup hanya untuk mengabdi kepada Allah.”

Hati adalah Istilah yang mencakup seluruh lapisan batin manusia. Ada yang termasuk bagian luar dan ada yang bagian dalam. Hati menyerupai mata. Kalau kita mengatakan kata, “mata”, maka ia mencakup semua bagian mata: putih mata, hitam mata, biji mata, dan cahaya di biji mata. Kesempurnaan penglihatan tergantung dari kesehatan semua bagian mata ini.

Ada lagi kata rumah. Kata rumah mencakup seluruh bagian rumah. Rumah dibatasi dengan tembok dan diamankan dengan pintu yang mempunyai kunci. Di dalamnya ada halaman rumah, ruang tamu, kamar dan brankas. Setiap ruangan mempunyai aturan tersendiri.

Shadr

Shadr (dada) adalah tempat terluar dari hati. Seperti istilah halaman rumah pada rumah. Shadr adalah tempat masuknya bisikan dan penyakit sebagaimana putih mata yang mudah diserang iritasi. Halaman rumah bagian rumah pertama yang paling mudah dimasuki orang asing, polusi, debu-debu jalanan, dan berbagai macam penyakit. Maka, shadr adalah bagian hati dimana ilmu-ilmu yang diperoleh dengan membaca dan mendengar, sifat-sifat dengki, syahwat, dan angan-angan. -lihat naskah lanjutannya>