Ramadhan Syndrome

Satu bambu yang gila saja bisa mempengaruhi begitu banyak orang. Bisa bayangkan jika separuh bangsa ini yang gila.
Satu bambu yang gila saja bisa mempengaruhi begitu banyak orang. Bisa bayangkan jika separuh bangsa ini yang gila.

Bulan Ramadhan adalah fenomena aneh. Bulan ini milik orang Islam, tapi yang menyambut bahagia adalah manusia seluruh dunia. Sadar atau tidak. Setidaknya itu kata Quantpedia dalam Ramadhan Effect-nya.

Umat Islam wajib berpuasa di bulan Ramadhan. Karena wajib, maka yang meninggalkannya bukan saja berdosa tapii secara sosial pasti malu. Sadar atau tidak.

Bagi orang-orang yang taat, berpuasa Ramadhan bukanlah beban. Dia lebih merupakan kerinduan yang terbalas. Bagi orang-orang yang Islamnya pura-pura, maka berpuasa adalah beban. Puasa bagi mereka adalah mau-tak-mau, daripada malu. Jadi, selama bulan Ramadhan, mereka merindukan datangnya hari Raya Idul Fitri. Menghitung hari-demi hari bulan Ramadhan jika semakin dekat dengan Idul Fitri. -lihat naskah lanjutannya>

Advertisements