Karya Yang Menyalahi Amanah

Karyamu yang sesungguhnya adalah kebaikan,
Karyamu yang sesungguhnya adalah kebaikan.

SESEORANG berkata, “Aduh, saya melupakan sesuatu.” Lalu, karena melupakan sesuatu itu, entah dompet, handphone, kunci rumah, dan seterusnya, maka dia menjadi galau, uring-uringan, dan merasa bahwa segalanya telah hancur. Padahal, dia telah mengalami hal seperti ini berulang-ulang kali, hidupnya tidak pernah hancur.

Ketahuilah, melupakan banyak hal itu tidak berarti apa-apa dibandingkan kita melupakan satu hal. Satu hal itu adalah sesuatu yang pernah dititipkan oleh Allah kepada langit, lalu langit menolaknya. Pernah pula dititipkan kepada bumi, bumi pun menolaknya. Juga kepada gunung, gunung pun tidak bersedia menolaknya. Lalu sekonyong-konyong manusia mau mengembannya. Allah SWT. berifman dalam Qs. al-Ahzab 72, bahwa Dia telah menawarkan amanah kepada langit dan bumi serta gunung-gunung, semuanya enggan memikulnya dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu banyak berbuat dzalim dan amat bodoh. Continue reading Karya Yang Menyalahi Amanah