Islam Nusantara VS. Islam Berkemajuan

Tak ada yang lebih baik daripada persatuan. Tak ada persatuan yang lebih baik daripada bersatu untuk membangun.
Tak ada yang lebih baik daripada persatuan. Tak ada persatuan yang lebih baik daripada bersatu untuk membangun.

ANAK-ANAK muda NU menawarkan Islam Nusantara pada Muktamar NU yang akan digelar 1-5 Agustus mendatang. Sementara Muhammadiyah memajukan term Islam Berkemajuan dalam Muktamarnya yang berlangsung di 3-7 Agustus. Dua term ini tentu sangat berbeda.

Perbedaan term kedua organisasi besar ini bukanlah masalah utamanya. Yang menjadi masalah adalah cara pandang orang setelah membaca term ‘nusantara’ dan ‘berkemajuan’. Seolah-olah yang pertama menawarkan lokalitas dan yang kedua menawarkan modernitas. Sepintas tidak salah. Tapi tidak demikian jika kita telisik lebih dalam.

Islam Nusantara
Salah satu yang mendasari lahirnya pemikiran ini adalah kaidah fiqih al-amru idza dhaaqa ittasa’a wa idzaa ittasa’a dhaaqa (IDIWID). Sesuatu itu jika menjadi sempit maka harus dibuat longgar. Jika sesuatu itu meluas, maka harus disempitkan. -lihat naskah lanjutannya>

Advertisements

Islam Nusantara: Wacana atau Aksi?

Membuat konsep itu sangat mudah. Yang susah adalah mewujudkannya menjadi aksi dan perjuangan.
Membuat konsep itu sangat mudah. Yang susah adalah mewujudkannya menjadi aksi dan perjuangan.

WACANA Islam Nusantara sungguh sangat menarik di tengah-tengah kekacauan yang ditimbulkan oleh faham-faham Wahabisme. Wacana ini seperti ingin menyuguhkan wajah Islam yang berbeda dengan faham-faham ekstrem ala Wahabisme dan banyak pengikutnya, juga Islam alay.

Namun yang menjadi pertanyaan adalah: bagaimana ideologi Islam Nusantara ini akan eksis? Apakah ini akan hidup cukup hanya menjadi sebuah wacana, sebuah tumpukan (heap) atau sistem?

Sebuah entitas dapat dikenali sebagai jenis atau kategori tertentu karena memiliki identitas yang berbeda dengan yang lain. Entitas ini harus memiliki ciri keutuhan (unity) sebagai hasil dari relasi komponen-komponennya.Jadi, unity itu adalah syarat mutlak sebuah sistem. -lihat naskah lanjutannya>