FITNAH TIDAK LEBIH KEJAM DARIPADA PEMBUNUHAN

buka-topeng

Salah satu bukti rusaknya pemahaman Islam di kalangan awam hingga ustadz-ustadz awam adalah dengan masih menjadikan adagium “fitnah lebih kejam daripada pembunuhan” sebagai dalil. Adagium ini sudah pasti diambil dari ayat al-Quran yang berbunyi: al-Fitnatu Asyaddu Min al-QatlIni adalah potongan dari Qs. al-Baqarah ayat 191. Padahal, ayat ini sama sekali tidak membahas tentang “fitnah”.

Anda harus mengetahui bahwa fitnah dalam bahasa Indonesia tidak sama dengan fitnah dengan bahasa Arab. Bahasa Arabnya fitnah (membuat berita bohong tentang seseorang) adalah Buhtaan. Dalam segala macam jenis kitab tafsir, mau tafsir kiri atau kanan, frasa al-Fitnatu Asyaddu Min al-Qatl bermakna cobaan berat yang membuat seorang muslim keluar dari Islam itu lebih berat daripada dibunuh dengan masih berpegang pada agamanya. Itu Anda bisa lihat di Tafsir al-Thabari, tafsir Ibnu Katsir, Tafsir al-Baghawi, Tafsir al-Thanthawi, dan seterusnya dan seterusnya.  Continue reading FITNAH TIDAK LEBIH KEJAM DARIPADA PEMBUNUHAN

Advertisements