Barra’ bin Malik adalah saudara kandung Anas bin Malik. Barra’ bin Malik sangat rindu kepada mati syahid. Semboyannya ialah “Allah dan surga”. Suatu hari, ia jatuh sakit dan dijenguk oleh rekan-rekannya. Maka, ia berkata kepada mereka, “Mungkin kalian berharap aku mati di atas tempat tidurku. Tidak, demi Allah, Allah tidak akan mencegahku untuk meraih mati syahid.”
Suatu ketika, saat berkobar peperangan Yamamah, menghadapi pasukan Musailamah al-Kadzdzab, ia berseru kepada pasukan Islam yang mundur, “Wahai warga Madinah, tidak ada Madinah bagi kalian. Yang ada hanyalah Allah dan surga!” Saat Musailamah mundur dan masuk ke dalam sebuah kebun, yang disebut kebun “kematian” karena banyaknya orang terbunuh di dalamnya, ia berteriak kepada pasukan Muslimin, “Angkatlah aku dengan pedang kalian dan lemparkanlah aku ke dalam kebun itu!” Lalu ia masuk kebun, meskipun tubuhnya dihujani sabetan pedang musuh.
Setelah itu, Barra’ bin Malik pun turut serta dalam peperangan melawan orang-orang Persia yang menggunakan kail-kail dari besi panas untuk mengait musuh. Ia juga ikut dalam peperangan Tustur bersama Anas untuk melawan tentara Persia. Para sahabat bertanya kepada Barra’, “Ingatkah engkau, hai Barra, sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Berapa banyak orang yang dekil dan kotor berpakaian lusuh, jika ia bersumpah kepada Allah, pasti diperkenankan. Di antara mereka itu adalah Barra’ bin Malik.” Lalu mereka melanjutkan. “Hai Barra. bersumpahlah kepada Allah. demi kekalahan mereka dan kemenangan kita.” Maka, ia pun lalu membaca do’ a, “Ya Allah, berikanlah kepada kami pundak-pundak mereka. Ya Ilahi, kalahkanlah mereka. Ya Rabb, anugerahilah kami kemenangan atas mereka dan temukanlah aku dengan Nabi-Mu.” Kemudian berkobarlah peperangan antara kedua pasukan dan berakhir dengan kemenangan pasukan Muslimin, sementara Barra’ bin Malik didapati telah berada di antara para syuhada yang gugur, seakan-akan ia tengah mendengarkan ayat Al-Qur’an: “Dan diserukan kepada mereka, “Itulah surga yang diwariskan kepada kalian disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan.” (QS. Al-A’raf: 43)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s