POLITIK GIMMICK


"Terbiasalah dengan kebohongan kami, karena kami telah terbiasa mempercayai kata-kata kami.
“Terbiasalah dengan kebohongan kami, karena kami telah terbiasa mempercayai kata-kata kami.

Menurut The Free Dictionary by Farlex, gimmick adalah A device employed to cheat, deceive, or trick, especially a mechanism for the secret and dishonest control of gambling apparatus. Yaitu cara yang dipakai untuk beruat curang, menipu, dan melakukan trick, khususnya mekanisme untuk mengontrol rahasia atau ketakjujuran aparat.

Secara umum gimmick diartikan sebagai drama untuk membohongi publik, tujuannya agar visi dan missinya tercapai. Jadi, yang paling menonjol dalam gimmick adalah tipuan.

Di dunia entertainment, gimmick biasa digunakan untuk strategi pemasaran. Biasanya sebelum merelease sebuah film atau album lagu, ada saja yang dilakukan oleh pihak produser agar filmnya laku. Dalam hiburan televisi, gimmick biasanya berupa adegan khusus, unik, dan menarik yang bertujuan untuk membangun emosi penonton: agar penonton sedih, gembira, tertawa atau bahagia. Semua itu tujuannya agar penonton terkesima melihat adegan demi adegan yang ditayangkan.

Gimmick yang paling ampuh adalah gimmick politik dan agama atau politik dengan dasar agama; seolah-oleh aktor gimmick tersebut adalah orang atau kelompok yang suci dan agamis, takut kepada Tuhan, dan tak tersentuh dosa. Fareed Zakariyah dalam The Post American World menjelaskan bahwa al-Qaeda mempengaruhi pengikut-pengikutnya sekarang dengan membuat gimmick-gimmick. Kegiatan mereka yang dominan sekarang adalah membuat video-video propaganda agar terlihat bahwa semua yang mereka lakukan berdasarkan al-Quran dan Hadis. Dan agar terlihat oleh dunia dan para pencitanya bahwa mereka masih sangat aktif dan kuat.

Dalam dunia politik, gimmick justru lebih sering dipakai. Seorang pemimpin yang berduit dengan sangat mudah mengatur agar esok, saat sedang bertugas, ada seseorang yang hendak meminta keringanan dengan alasan mereka adalah kerabat dari pejabat tertentu. Pemimpin ini lalu dengan tegas menolak. Tentu saja kejadian ini dishooting oleh kameranya (dalam hal ini kamera orang lain). Entah kapan lagi seorang pemimpin ingin melakukan shalat jumat di suatu tempat yang sudah disetting. Di dekat masjid itu ada warteg yang biasa dikunjungi oleh tukang becak. Nah, gimmick-nya di situ, dia makan di warteg tersebut 20 menit sebelum shalat jumat dimulai. Saat makan inilah pemimpin ini lalu difoto-foto, dishooting sedang makan di warteg. Suatu hari, saat staff pencitraannya melaporkan bahwa rapat kali ini bisa dimainkan, maka hari itu rapat direkam penuh. Pada hari itulah pemimpin ini beraksi bak super hero. Tentu saja, publik akan terkesima. Siapa yang tidak terkesima dengan aksi super hero. Pertanyaannya, bisakah pemimpin mana pun membuat gimmick setiap hari? Tentu jawabannya tidak bisa. Karena alasan dana bro… Maka, pemimpin ini hanya memiliki rekaman-rekaman tertentu yang menguntungkannya saja. Yang tidak menguntungkan ngapain direkam???

Begitulah gimmick memainkan kehidupan kita. Dari dunia entertainment sampai dunia politik. Maka, siap2 rakyat menghadapi gimmick-gimmick yang berwarna-warni menjelang pilkada nanti. Gimmick apapun boleh2 saja, sah2 saja, selagi tidak membuat otak kita menjadi tumpul, tak bisa membedakan yang mana yang asli yang mana yang gimmick. Sesuatu yang bukan gimmick pasti berbuah aksi nyata, ada followupnya. Misalnya ada pemimpin memarahi orang asing, ya kita lihat saja apakah ada korelasinya apa tidak. Atau ada pemimpin yang hendak memberantas kelompok intoleran. Kita lihat saja, besoknya kalau ada kelompok intoleran yang merusak acara legal ditindak atau tidak. Kalau tidak, ya berarti itu gimmick. Misalnya, ada pemimpin yang hendak menghapuskan kemiskinan, tapi kok diluncurkannya di Brebes, yang makmur brambangnya, dan bukan di NTT; ya itu berarti gimmick. NTT yang miskin kok dibiarkan, Brebes yang sekarang banyak proyek infrastruktur kok malah dijadikan pilot project pengentasan kemiskinan.

Mudah-mudahan negara ini tidak menjadi negara gimmick yang mengedepankan politik gimmick daripada politik kerja. Mudah-mudahan menjadi negara yang mempunyai program: money follow function, bukan money follow power.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s