LOGICAL DIVISION: SIMPLIFIKASI DIKOTOMI SYIAH NON-SYIAH


logical-fallacy

Orang yang mengajarkan kepada Anda dikotomi, seperti Syiah non Syiah, kafir non kafir, itu alasan secara manthiq-nya adalah karena tidak cukup pengetahuan mengenai denotasi sebagai unsur penting dari logical division. Malah, biasanya, para pengajar itu seringkali tersandung pada cross division atau division yang overlap. Kenapa? Tentu karena ketakmengertiannya mengenai cara berpikir yang logis.

Contohnya adalah pemberitaan uk.reuters.com mengenai ditemukannya logistik sumbangan IHR yang dipimpin oleh bachtiar nasir. Dengan menyebut bahwa masyarakat harus berhati-hati dengan media Syiah, dr. bachtiar seperti ingin mengatakan bahwa berita apa pun yang bertentangan dengan yang dilakukannya adalah Syiah. Dia seperti menggolongkan Syiah sebagai spesia di bawah genera yang serampangan.

Dalam logical division yang benar, segitiga adalah spesia di bawah genera bidang datar; bangsa adalah spesia di bawah genera manusia; syiah adalah spesia di bawah genera madzhab Islam (setidaknya itu menurut Ijma’ Ulama dalam Risalah Amman 2004, atau Ibnu Khallikan dalam Wafayat al-A’yan yang menyatakan bahwa Syarif Radhi, penulis kitab Nahju al-Balaghah adalah seorang muslim yang mengislamkan Abul Hasan Mihyar bin Marzawaih, seorang penulis Majusi dari Persia; dan dalam kitab al-Ibar fi Khabar Man Ghabar, karya al-Dzahabi, yang menyatakan hal yang sama dengan Ibnu Khallikan) dalam pemikiran yang cross divison.

al-ibar2

wafayat-al-ayan2

Syiah, oleh dr. bachtiar nasir, dimasukkan kedalam Genera yang bercampur (dan ini sangat tidak boleh di dalam berpikir logis). Kadang Syiah dimasukkan kedalam genera kufur; seringkali dimasukkan kedalam genera orang pintar (seperti Kyai Said Agil, Gus Mus, Quraysh Shihab, Dina Sulaeman); kadang dimasukkan dalam genera orang kritis; Syiah dimasukkan kedalam golongan media yang menyudutkan gerakan wahabisme; dalam perang Suriah, Syiah dimasukkan kedalam genera musuh Amerika-Israel. Saya melihat, cross division seperti ini justru malah memperlihatkan kepada orang-orang berpikir: bagaimana bisa negara-negara yang diperangi oleh Amerika-Israel menjadi penjahat? Bukankah itu bertentangan dengan Qiyas Iqtirani dan Intifai? Bunyi dari qiyasnya begini:

لو لم يتحقق انتفاء وجود الجريمة على الأمريكي و الآسرأئيل لتحقق وجودها عليهما ولوتحقق وجودها عليهما لتحقق وجود الجريمة عليهما ولو لم يتحقق انتفاء الجريمة على الأمريكي والإسرآئيل لتحقق وجوب الدفاع عليهما الذي هو محال

Apabila penafian kejahatan Amerika-Israel itu tidak terbukti, maka kejahahatan keduanya terbukti. Apabila kejahatan Amerika-Israel itu terbukti ada, maka kejahatan mereka memang ada. Apabila penafian kejahatan Amerika-Israel tidak terbukti, maka membela Amerika-Israel adalah kebenaran, yang itu adalah mustahil. Karena, yang seharusnya terjadi adalah: musuh dari penjahat adalah orang-orang baik.

Maka, hasil qiyas iqtirani dan Intifai-nya adalah: MUSTAHIL.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s