PUYENGNYA FAHAM JILBAB PUNUK UNTA


Perempuan yang kesenangannya bersolek dan mejeng kiri-kanan untuk menarik perhatian lawan jenis, itu diibaratkan seperti wanita beramput punuk unta.
Perempuan yang kesenangannya bersolek dan mejeng kiri-kanan untuk menarik perhatian lawan jenis, itu diibaratkan seperti wanita beramput punuk unta.

Saya ini orang malas. Jika saya merujuk sebuah apalagi beberapa referensi, khusus untuk jamaah facebook, saya langsung tulis saja apa adanya. Tp saya jelaskan maksudnya sesingkat2nya.

Jadi, selama saya hidup, belum pernah saya menemukan zaman dimana orang2 yang tak mengerti agama menjadi sok mengerti agama hanya karena membaca sebuah artikel. Bahkan jika isi artikelnya adalah bolehnya membunuh ibu yg tak mau berbaiat kpd syaikh2 mereka pun mungkin akan dijalankannya dengan senang hati. Ini sudah banyak buktinya. Mereka tak tau harus bagaimana menyikapi hidup. AlQuran yg mereka bangga2kan tak diketahui kandungannya, apalagi hadis yg dgn seenaknya dibelok2kan maknanya.

Kasus jilbab punuk unta itu sesungguhnya sangat menjijikkan. Padahal kita tau tak ada satu pun lafadz yg menyebutkan kata jilbab. Kata2nya kan kaasiyaatun aariyaatun mumiilaatun maailaatun ru-uussuhunna ka-asnimatil bukhti almaailah. Jadi, kepala yg mirip punuk unta itu tidak berdiri sendiri.

Kita lihat saja syarah orang2 pintar dulu. Jangan buru2 menghakimi dgn ilmu orang2 gak jelas. Imam Nawawi dalam riyadhussalihin bab HARAMNYA PEREMPUAN MENYERUPAI LAKI2 DAN SEBALIKNYA.

Cobalah lihat syarah ttg kaasiyaat aariyaat dbwh ini:
كاسيات عاريات قيل كاسيات بثيابهن كسوة حسية عاريات من التقوى لأن الله تعالى قال { وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ ذَلِكَ } وعلى هذا فيشمل هذا الحديث كل امرأة فاسقة فاجرة وإن كان عليها ثياب فضفاضة لأن المراد بالكسوة الكسوة الظاهرة كسوة الثياب عاريات من التقوى لأن العاري من التقوى لا شك أنه عار كما قال تعالى { وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ } وقيل كاسيات عاريات أي عليهن كسوة حسية لكن لا تستر إما لضيقها وإما لخفتها تكون رقيقة ما تستر وإما لقصرها كل هذا يقال للمرأة التي تلبس ذلك إنها كاسية عارية مميلة مائلة مميلة يعني تميل المشطة كما فسرها بعضهم بأنها المشطة المائلة التي تجعل المشطة على جانب فإن هذا من الميل لأنها مميلات بمشطتهن ولا سيما أن هذا الميل الذي جاءنا إنما وردنا من النساء الكفار وهذا والعياذ بالله ابتلى به بعض النساء فصارت تفرق ما بين الشعر من جانب واحد فتكون هذه مميلة أي قد أمالت مشطتها وقيل مميلات أي فاتنات غيرهن لما يخرجن به من التبرج والطيب.

Maksudnya, yg dimaksud kaasiaat aariyaat itu perempuan yg memakai baju yang sexy, disebut sexy karena tidak menutupi auratnya, bisa karena saking pendeknya bisa juga karena saking tipisnya (mungkin transparan kayak kebaya yang bisa terlihat tangan bahkan sampai dada pemakainya).

Sedangkan kata PUNUK UNTA itu ada di sini:

رؤوسهن كأسنمة البخت المائلة البخت نوع من الإبل لها سنام طويل ينضجع يمينا أو شمالا هذه ترفع شعر رأسها حتى يكون مائلا يمينا أو يسارا كأسنمة البخت المائلة وقال بعض العلماء بل هذه المرأة تضع على رأسها عمامة كعمامة الرجل حتى يرتفع الخمار ويكون كأنه سنام إبل من البخت وعلى كل حال فهذه تجمل رأسها بتجميل يفتن

Maksudnya adalah perempuan yg membuat rambutnya seperti punuk unta yg bisa menjuntai kiri kanan seperti punuk unta. Menurut ulama, perempuan ini meletakkan عمامة (‘amaamah) atau sesuayu yg dilipat di atas kepala. Makanya para ulama atau fuqaha disebut juga dgn رجال العمائم (orang2 yg memakai udeng atau ikatan kepala), karena kebiasaan mereka memakai ‘amaamah tadi. Maka Imam Nawawi menyebutkan bahwa perempuan berkepala punuk unta itu memakai ‘amaamah selayaknya lelaki melenggak-lenggok kanan-kiri (mungkin maksudnya genit) sehingga pakaiannya terangkat ke atas.

Apalagi ditambah dengan syarah تجعل المشطة على جانب فإن هذا من الميل لأنها مميلات بمشطتهن ولا سيما أن هذا الميل الذي جاءنا إنما وردنا من النساء الكفار وهذا والعياذ بالله ابتلى به بعض النساء فصارت تفرق ما بين الشعر من جانب واحد فتكون هذه مميلة أي قد أمالت مشطتها وقيل مميلات أي فاتنات غيرهن لما يخرجن به من التبرج والطيب.
Maka sudah jelas bahwa yg dibahas di sini adalah perempuan genit yg memamerkan potongan rambutnya lenggak lenggok kanan kiri dgn maksud menggoda pria2 dgn fashion yg menarik dan wewangian.

Nah sampai di sini para alay jangan salah faham lagi. Jangan salah faham bahwa memakai fashion yg bagus dan wewangian itu jadi gak boleh.

Jadi, menurut Imam Nawawi, cewek-cewek, ibu-ibu, yang berambut panjang lalu mengikat rambut mereka saat memakai jilbab, yg tentu saja menjadikan jilbab mereka benjol di belakang seperti konde, bukanlah bagian dari HADIS PUNUK UNTA. Kecuali kalau kalian kecentilan yg bermaksud utk menggoda para lawan jenis, itu yg tidak boleh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s