Ibu Pertiwi dan Etos Anak Yatim

Walaupun dari agama Hindu, konsep Ibu Pertiwi bukanlah masalahnya. Yang menjadi masalahnya adalah effek memuja dunia dan manja yang berlebihan yang dipeluk oleh anak-abak Ibu Pertiwi ini.
Walaupun dari agama Hindu, konsep Ibu Pertiwi bukanlah masalahnya. Yang menjadi masalahnya adalah effek memuja dunia dan manja yang berlebihan yang dipeluk oleh anak-abak Ibu Pertiwi ini.

Sejak zaman prasejarah, suku-suku di kepulauan Indonesia seringkali menyebut bumi dan alam sebagai ibu yang memberikan kehidupan, Dewi Alam. Setelah pengadopsian agama Hindu pada awal-awal millenium pertama, figur ibu Dewi ini diidentifikasikan sebagai Prith, Dewi Bumi dalam agama Hindu, yang lalu menjadi Pertiwi.

Pṛthvī atau “Mother Earth” kontras dengan dengan Dyaus atau “Ayah Dyaus” atau ayah langit. Dalam Rgveda, Bumi dan langit secara bersama2 disebut sebagai Dyavaprthivi. Ia dikaitkan dengan Prithu, yaitu perwujudan Wisnu, yang memerah susunya dalam bentuk sapi untuk Pertiwi. -lihat naskah lanjutannya>

Advertisements