perjanjian jual-beli tanah

Yang bertanda tangan di bawah ini:
1. Ahmad Khoiron, Sarjana Ilmu Komunikasi, swasta bertempat tinggal di Kota Madya Jakarta Barat, Kecamatan Kebon Jeruk, Kelurahan Kedoya Utara, Rukun Warga 03, Rukun Tetangga 005, Selanjutnya disebut Penjual.
2. Rifat bin Lopez, Sarjana Pendidikan, swasta, bertempat tinggal di Jakarta Selatan, Kecamatan Pasar Minggu, Kelurahan Pejaten, Rukun Warga 01, Rukun Tetangga 003, selanjutnya disebut Pembeli.

Kedua belah pihak sepakat untuk mengikatkan diri dalam eprjanjian jual beli tanah dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut:

Pasal 1: Letak dan Luas Tanah

Pembelidan penjual menerangkan lebih dahulu bahwa berdasarkan akte-akte tanggal 30 Januari 1975 nomor xxx yang dibuat di hadapan Wulan Ratnaningsih, SH, NN, notaries di Jakarta, penjual menguasai sebidang tanah seluas 50000 (limaribu) meter persegi yang terletak di:

Wilayah : Jakarta Timur
Kecamatan : Jatinegara
Kelurahan : Bidara Cina
RW : 02
RT : 01

Tanah sebagaimana dimaksud letaknya adalah menurut gambar situasi bermeterai cukup yang batas-batasnya telah ditentukan dan ditanda-tangani oleh kedua belah pihak dan dilekatkan pada perjanjian ini.

Pasal 2: Kehendak Para Pihak

Penjual bermaksud untuk menjual tanah tersebut kepada pihak pembeli dan pembeli bermaksud membelinya dari penjual.

Pasal 3: Harga

Pembeli dan penjual sepakat bahwa harga tanah ditetapkan sebesar Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah) per meter persegi atau Rp 25.000.000.000 (duapuluh lima milyar rupiah) untuk 5.000 (lima ribu) meter persegi.

Pasal4: Biaya Akte dan Balik Nama

Pembeli dan Penjual sepakat bahwa harga tanah sebagaimana tersebut pada pasal 3 di atas tidak termasuk biaya akte jual beli dan balik nama sertifikat atas nama pihak pembeli. Biaya-biaya tersbut seluruhnya ditanggung oleh pembeli.

Pasal 5: Cara Pembayaran

1. Pembayaran harga tanah oleh Pembeli kepada penjual sebagaimana disebut pada pasal 3 perjanjian ini dilakukan secara bertahap.
2. Jumlah pembayaran setiap tahapan ditetapkan sebagai berikut:
a. pembayaran tahap pertama sebasar Rp. 10.000.000.000 (sepuluh milyar rupiah) pada saat perjanjian ini ditandatangani dan perjanjian ini sebagai tanda penerimaannya.
b. Pembayaran tahap kedua sebesar Rp. 5.000.000.000 (lima milyar rupiah) akan dibayarkan pada tanggal 9 September 2008 yang dibayarkan dengan cara ditransfer melalui nomor rekening penjual pada Bank Danamon No. xxxx.
c. Pembayaran tahap ketiga sebesar Rp 5.000.000.000 (lima milyar rupiah) pada tanggal 1 Januari 2009 yang dibayarkan dengan cara ditransfer ke rekening Penjual pada Bank Danamon No. xxx.
d. Pembyaran tahap keempat sebesar Rp. 5.000.000.000 (lima milyar rupiah) pada tanggal 1 Mei 2009 yang dibayarkan dengan cara ditransfer ke rekening Penjual pada Bank Danamon No. xxx.

Pasal 6: Penyerahan Tanah

1. Penjual menjamin bahwa tanah sebagaimana dimaksud dalam perjanjian ini akan diserahkan kepada pembeli dalam keadana kosong, selambat-lambatnya tanggal 9 Mei 2009.
2. Apabila penjual tidak menyerahkan tanah tersebut kepada pembeli pada waktu yang ditentukan sesuai dengan perjanjian ini, maka penjual telah dianggap melakukan kelalaian, sehingga suatu peringatan degnan surat juru sita atausurat-surat lain serupa itu tidak diperlukan lagi, maka pihak penjual dikenakan denda setiap hari sebesar 1% (satu persen) setiap hari atas jumlah uang yang telah diterima olehnya dari pihak pembeli terhitung sejak uang tersebut diterima oleh penjual.
3. Apabila sampai dengan tanggal yang ditentukan dalam perjanjian ini tanah yang diperjanjikan dalam jual beli ini tidak diserahkan dalamkeadaan kosong, maka dengan lewatnya waktu tersebut penjual berhak untuk melakukan berbagai upaya untuk mengosongkan tanah tersebut atas biaya penjual.
4. Dengan diterimanya jumlah uang oleh penjual dari pembeli sesuai dengan harga tanah yang diperjanjikan dalam jual-beli ini, maka penjual tidak berhak lagi dan dilarang untuk menjual tanah teresbut kepada pihak lain dan segala tindakan pemindah tanganan tanah tersebut yang dilakukan oleh pihak penjual adalah tidak sah dan batal menurut hukum.

Pasal 8: Bukti Kepemilikan

1. Penjual menjamin Pembeli bahwa tanahyang diperjanjikan dalam jual beli ini telah mempunyai sertifikat hak milik sesuai dengan hukum pertanahan yang berlaku di Indonesia.
2. Apabila di kemudian hari terbukti sertifikat hak milik atas tanah tersebut tidak sesuai dengan ketentuan hukum pertanahan di Indonesia maka perjanjian ini menjadi batal.

Pasal 9: Pembatalan Perjanjian

1. Penjual dan Pembeli sepakat bahwa Perjanjian ini dapat dibatalkan apabila ketentuan pasal 8 ayat (1) perjanjianini tidak dipenuhi oleh Penjual.
2. Pembatalan perjanjian sebagaimana disebut dalam pasal 8 ayat (2) cukup dinyatakan dengan suatu surat tercatat yang disampaikan kepada pembei dalam hal ini kedua belah pihak melepaskan segala ketentuan yang tercantum dalam pasal 1266 dan 1267 KitabUndang-Undang Hukum Perdata yang berlaku di Indonesia.
3. Apabila perjanjian ini menjadi batal karena menurut ketentuan seperti yang diuraikan di atas, maka Penjual harus mengembalikan jumlah uang yang telah diterima olehnya dari pihak pembeli dalam waktu 1 (satu) bulan terhitung dari tanggal pembatalan perjanjian oleh pihak pembeli.
4. Apabila perjanjian ini menjadi batal karena alasan apapun juga, sehingga pihak penjual harus mengembalikan jumlah uang yang telah diterimanya kepada pembeli, maka jumlah uang itu dengan ini diakui oleh penjual sebagai hutangnya kepada pembeli.
5. Penjual juga dikenakan bunga atas seluruh uang yang telah diterimanya sebsar Rp. 1% (satu persen) setiap hari terhitung dari hari diterimanya sampai pada hari dibayarnya kembali jumlah uang tersebut.

Pasal 10: Waktu Penandatanganan Akte

AKte jual beli tanah sebagaimana dimaksudkan dalam perjanjian ini harus sudah ditanda-tangani selambat-lambatnya dilakukan pada tanggal 9 Mei 2009.

Pasal 11: Balik Nama

Apabila proses pealikan nama pada sertifikat dari nama Penjual menjadi nama Pembeli belum selesai dilakukan padahal pembeli sudah membayar lunas harga tanah yang diperjanjikan dalam perjanjian jual beli ini maka pembeli untuk dan atas nama penjual menjalankan segala hak dengan nama apapun juga yang ada pada dan/atau yang dapat dijalankan oleh penjual sebagai yang menguasai tanah tersebut, tidak ada yang dikecualikannya, akan tetapi semuanya itu atas tanggungan dan risikonya pihak yang menjalankan hak-haknya itu, dengan membebaskan pihak penjual dari segala tuntutan dari pihak lain mengenai tindakan-tindakan itu.

Pasal 12: Surat Kuasa

Penjual dan Pembeli sepakat bahwa semua surat kuasa yang berhubungan dengan perjanjian jual beli ini adalah bagian yang tak terpisahkan dari perjanjian ini dan tidak akan batal atau dapat dibatalkan karena alasan-alasan apapun.

Pasal 13: Penyelesaian Sengketa

1. Apabila terjadi perbedaan penafsiran atas isi perjanjian ini antara penjual dan pembeli dan/atau tidak atau belum diatur dalam perjanjian ini, maka kedua belah pihak sepakat akan diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat.
2. Apabila cara musyawarah untuk mufakat tidak tercapai sebagaimana dimaksud ayat (1) Penjual danPembeli sepakat untuk menyelesaikannya secara hukum melalui Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Pasal 14: Domisili Hukum

Pembei dan Penjual dalam kaitannya dengan perjanjian ini memilih tempat kediaman hukum yang sah dan tidak berubah di Kantor Kepaniteraan Pengadilan NEgeri Jakarta Timur.

Pasal 15: Penutup

Perjanjian ini dibuat dengan bebas tanpa paksaan dari siapa pun dalam keadaan sehat jasmani dan rohani dalam rangkap 2 (dua) dengan materai yangcukup dan keduanya mempunyai kekuatan hukum yang sama.

Demikian perjanjian ini dibuat dan ditandatangani pada hari Sabtu Tanggal sepuluh bulanlima tahun dua ribu delapan (10-5-2008).

Penjual Pembeli

Ahmad Khouiron, S.Kom Lopez, S.Pd

10 thoughts on “perjanjian jual-beli tanah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s